Komitmen bersama wujudkan IAI Al Fatimah Bojonegoro menjadi Kampus yang berkualitas

BOJONEGORO (DIORAMA) – Di tengah perubahan zaman yang menuntut perguruan tinggi semakin adaptif dan kompetitif, Institut Agama Islam (IAI) Al Fatimah Bojonegoro terus menunjukkan langkah nyata dalam memperkuat kualitas institusi. Salah satu strategi yang ditempuh adalah memperluas jejaring kerja sama akademik dengan perguruan tinggi negeri ternama.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Fakultas Tarbiyah Program Studi Tadris Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) IAI Al Fatimah Bojonegoro dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Surabaya (UNESA), serta Fakultas Tarbiyah Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA).

Perwakilan delegasi IAI Al Fatimah Bojonegoro, Iqbal Ainun Najib, M.Pd, menegaskan bahwa kolaborasi antarkampus menjadi kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu dan daya saing.

“Perguruan tinggi saat ini tidak bisa berjalan sendiri. Perlu membangun jejaring kerja sama yang luas agar mutu akademik dan kualitas lulusan terus meningkat, terlebih jika bermitra dengan kampus negeri ternama seperti UNESA dan UINSA,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh UNESA dan UINSA dalam menjalin kerja sama akademik tersebut.

Lebih lanjut, Iqbal menjelaskan bahwa meskipun IAI Al Fatimah Bojonegoro tergolong sebagai kampus yang relatif baru, institusinya didukung oleh sumber daya manusia yang kompeten dan profesional.

“Dari sisi SDM, dosen dan tenaga pendidik kami memiliki kualifikasi yang baik. Sarana dan prasarana kampus juga terus dikembangkan, termasuk gedung kampus enam lantai yang dirancang modern, terbuka, dan representatif untuk mendukung kegiatan akademik,” jelasnya.

Ia berharap, kerja sama ini tidak berhenti pada penandatanganan MoU semata, tetapi dapat ditindaklanjuti dalam berbagai program konkret yang saling menguatkan dan berkelanjutan.

Sementara itu, perwakilan pimpinan FMIPA UNESA dan Fakultas Tarbiyah UINSA Surabaya turut menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang dibangun oleh Fakultas Tarbiyah Prodi Tadris IPA IAI Al Fatimah Bojonegoro.

Menurut mereka, perkembangan IAI Al Fatimah Bojonegoro terbilang signifikan meski berusia relatif muda. Saat ini, kampus tersebut telah memiliki tiga fakultas dengan delapan program studi, didukung sumber daya dosen yang berkualitas serta fasilitas kampus yang memadai.

“Kami optimistis kerja sama ini akan berjalan berkesinambungan. IAI Al Fatimah Bojonegoro memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan menjadi salah satu perguruan tinggi yang diperhitungkan, khususnya di Bojonegoro dan Jawa Timur,” ungkap salah satu perwakilan.

Optimisme tersebut juga diperkuat oleh latar belakang akademik pengasuh Pondok Pesantren Modern Al Fatimah, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si, yang merupakan alumni UIN Sunan Ampel Surabaya serta peraih gelar doktor di bidang Teknologi Pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya.*Yans211

Daftar Perwakilan Penandatanganan MoU:

IAI Al Fatimah Bojonegoro:

  1. Dwi Endah Elfiana, M.Pd
  2. Shobrina Nurul Mufida, M.Pd
  3. Iqbal Ainun Najib, M.Pd

Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA):

  1. Dr. Maunah Setyawati, M.Si
  2. Nailil Inayah, M.Pd

Universitas Negeri Surabaya (UNESA):

  1. Dyah Permata Sari, M.Pd

By Yans212