
Bojonegoro Diorama – Kegiatan potong hewan dirumah masih menjadi kebiasaan bagi para pengusaha jagal sapi sebagai penyuplai kebutuhan daging di wilayah Bojonegoro, meskipun Pemerintah Daerah setempat telah menyediakan Rumah Potong Hewan (RPH) yang seharusnya menjadi tempat bagi semua pengusaha jagal untuk memotong sapi mereka dengan ketentuan standard mutu serta kualitas daging yang disana dikontrol oleh tenaga ahli.
Menurut koresponden diorama, penyembelihan hewan terpantau lebih banyak dirumah jagal pribadi daripada yang dilakukan di RPH.
Hal ini bukan hanya satu tempat saja, namun terjadi beberapa lokasi usaha jagalan, salah satunya di Wilayah Desa Pelasungan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.
“Yang kami lihat kemarin malam itu kebanyakan sapi betina yang disembelih Pak, selain itu kok saya melihat air yang mengucur deras dari leher sapi yang sudah disembelih, agak aneh kan seharusnya darah yang mengalir, tapi ini banyakan airnya Pak, dugaan saya sapi-sapi yang dijagal ini digelonggong dulu sebelum digorok lehernya, makanya tidak dipotong di RPH,” terangnya (12/08/26).
Pada saat itu, menurut informasi karyawan jagal dilokasi ini, pengusaha berinisial (Nz) sedang berada di RPH.
Masih menurut koresponden diorama, kebiasaan memotong hewan dirumah jagal pribadi ini kemungkinan untuk menyiasati qulity kontrol yang berada di RPH, sebab sesuai aturan yang berlaku, sapi betina produktif tidak bisa dipotong begitu saja karena indukan, sehingga ada syarat-syarat khusus yang harus terpenuhi sesuai dengan kriteria tertentu agar sapi betina diijinkan dijagal.
“Dari sekitar 30 pengusaha jagal sapi di Bojonegoro, pada selasa malam (12/08/26), hanya terpantau 4 pengusaha yang berada di RPH dengan 6 ekor sapi yang dipotong,” imbuhnya.
Kegiatan pemotongan hewan dirumah jagal pribadi para pengusaha patut dipertanyakan tentang kesehatan hewan serta syarat ketentuan lain yang berlaku sehingga masyarakat yang mengkonsumsi daging-daging tersebut tidak menanggung resiko dari daging yang tidak sehat bahkan virus yang mungkin berada didalam daging hewan yang dipotong dirumah pribadi tanpa pemeriksaan terlebih dahulu seperti di RPH.
Konfirmasi yang dilakukan oleh team work diorama melalui Id WhatsApp (13/08/26) pengusaha berinisial (Nz) tidak menjawab hingga berita ini diturunkan. (red)
